Komunitas Sahabat Ummat Kalimantan Barat Bekerjasama dengan Satuan Tugas Nahdlatul Ulama (Satgas NU) Kabupaten Kubu Raya salurkan Pembagian Sembako di Jalan Parit Wanodadi III Jl. Arteri Supadio Ayani II Sungai Raya. Senin, 11/5 (Sore).
Kegiatan tersebut rutin digelar tiap hari jumat sampai minggu, langsung diberikan oleh Fonder Sahabat Ummat Ibu Rita M. Ali yang senantiasa didampingi suami tercinta Bapak Suyetno bersama penggerak lainnya Ibu Meta Selama menyalurkan sumbangan dan pembagian sembako kepada orang - orang yang tidak mampu dan melarat karena terdampak Covid-19.
Suhadi yang akrab disapa dengan Gus Hadi Al-Mubarok yang juga merupakan salah satu Bagian dari Sahabat Ummat dan sekaligus Pendiri Pondok Terapy Ruqyah (Ponter) serta Ketua DPC Hipnotherapy Kubu Raya. Aktif dalam serta ikut andil mensukseskan pembagian sembako diberbagai tempat, baik door to door, pesantren ke pesantren dan panti asuhan yang ada dizona kubu raya.
Beliau berharap adanya kegiatan ini "sebagai bukti kecintaan kita bisa peduli sesama apalagi kepada nasib guru ngaji yang sudah besar jasanya dalam memberi ilmu dasar bisa mengenal alquran". Semoga bantuan ini bisa bermanfaat dan terima kasih kepada donatur sahabat ummat". harapnya.
Kantor Pusat yang beralamatkan di Jalan Patit Nomor Dua Gang Sepakat I No. B8 tepatnya dirumah Ibu Rita Sendiri. Berdiri sekitar 3 tahun yang lalu nama sahabat ummat buming aksis dalam menyalurkan bantuan baik berupa Makanan yang sudah masak,Sembako dan Pakaian. Meski Komunitas ini sudah lama gerakannya sudah melakukan aktifitas peduli sosial sejak dari tahun 2010an yang tak pernah terlirik oleh media tetapi tetap senantiasa terus berbagi kebaikan.
Ibu Rita dalam testimony wawancaranya mengucapkan terima kasih kepada adik - adik sahabat relawan Satgas NU Kubu Raya yang juga turut andil berpartisipasi berbagi sembako pada hari. Berbagi sembilan bahan pokok (sembako) kepada guru - guru ngaji yang kurang mampu. Semoga kalian kelak menjadi generasi penerus kegiatan ini. tuturnya.
Dokumentasi
Penulis : Kang Abu
Editor : Mas Ulil












Tidak ada komentar:
Posting Komentar